SUMEDANG, Kamis, 21 Mei 2026 – Suasana haru menyelimuti jamaah haji asal Kabupaten Sumedang dari Kloter 29 KJT, Hasanah, saat mengikuti salat Dhuha dan doa bersama di Masjidil Haram, Mekkah, Selasa (19/05/2026). Setelah menanti selama 11 tahun, Hasanah mengaku bersyukur akhirnya mendapat kesempatan beribadah di hadapan Ka’bah hingga menyentuh dinding Ka’bah di lokasi yang diyakini mustajab untuk berdoa.
Kegiatan ibadah tersebut diikuti jamaah KBIHU Al-Multazam dan jamaah mandiri yang dipimpin KH. Asep Fuad serta didampingi pengurus harian Kabupaten Sumedang, KH. Shohibin.
“Alhamdulillah pada hari ini saya bisa mengikuti salat Dhuha bersama teman-teman jamaah Al-Multazam dan jamaah mandiri. Kami berangkat pukul 07.00 pagi waktu Arab Saudi menggunakan bus sholawat nomor 21 menuju Terminal Ajyad,” ujar Hasanah.
Setelah tiba di terminal, rombongan berjalan kaki menuju pelataran Masjidil Haram melalui Gerbang King Abdul Aziz hingga tiba di hadapan Ka’bah Baitullah.
Menurut Hasanah, seluruh jamaah kemudian melaksanakan salat Dhuha dan doa bersama dengan penuh kekhusyukan.
“Setelah salat Dhuha kami berdoa bersama agar segala hajat dan cita-cita dikabulkan Allah SWT di hadapan Ka’bah yang penuh kemuliaan,” katanya.
Momen paling berkesan bagi Hasanah terjadi ketika dirinya mendapat kesempatan menyentuh dinding Ka’bah bersama jamaah lainnya.
“Kami bisa menyentuh dinding Ka’bah bersama jamaah lainnya. Dengan penuh haru dan tangis kami memanjatkan doa sambil meneteskan air mata. Setelah 11 tahun menanti, akhirnya Allah memberikan kesempatan yang sangat indah ini,” ungkapnya.
Ia menilai pengalaman spiritual tersebut menjadi kenangan yang akan selalu diingat sepanjang hidupnya.
Hasanah juga menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing haji yang mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KH. Asep Fuad selaku pembimbing haji dari Al-Multazam dan KH. Shohibin yang telah membimbing rangkaian ibadah salat Dhuha pagi tadi,” ujarnya.
Setelah waktu magrib, para jamaah dijadwalkan kembali menjalankan ibadah umrah sunah yang dipandu pembimbing haji.
Di akhir keterangannya, Hasanah meminta doa masyarakat Sumedang agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kelancaran menjalankan ibadah haji, mengingat kondisi cuaca di Mekkah cukup panas.
“Mohon doanya agar kami jamaah asal Sumedang diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah. Cuaca di Tanah Suci Mekkah cukup panas dan banyak jamaah yang mengalami flu, demam, dan batuk,” tuturnya.
Sementara itu, Pembimbing KBIHU Al-Multazam Tanjungsari Kabupaten Sumedang, KH. Asep Fuad menyampaikan rasa syukur atas kelancaran rangkaian ibadah jamaah.
“Alhamdulillah salat Dhuha di Masjidil Haram sekaligus doa bersama dan menyentuh Ka’bah Baitullah berjalan lancar. Semoga doa-doa jamaah diqobul maqbul oleh Allah SWT,” katanya.










